TERNAK ORGANIK NASA

STOCKIST NASA H.1339 BBM: D60FDB25 / WA: 0857-5692-2292

Kunci Sukses Budidaya Kambing Domba

Semangat Pagi Petani Nusantara.... Salam Sukses NASA...
     Pada kesempatan yang luar biasa ini, saya akan mengupas tuntas permasalahan yang sering muncul pada Budidaya Kambing Dan Domba dan bagaimana solusi terbaiknya.
Dengan demikian peternak bisa mengatasinya dan tidak mengalami kerugian dalam berbudidaya.


1. Bagaimana mengatasi kambing yang terkena caplak...?
==> Cara mengatasi kambing yang terkena caplak yaitu dengan sanitasi kandang dan lingkungan yang teratur, memandikan ternak secara rutin (seminggu sekali) dengan air bersih dan sabun karbol.
Jangan memberi daun lamtoro pada saat ternak terkena kudis, karena lamtoro mengandung memosin yang dapat memperparah penyakit kudis.
Penyakit kudis diobati dengan:

  • Salep Asuntol 2% dalam vaselin pada bagian yang terserang. Apabila sebagian besar kulit terserang kudis, pengobatan dimulai dengan 1/3 bagian terlebih dahulu, setelah membaik dilanjutkan ke sepertiga bagian yang lain. Selama pengobatan, ternak tidak boleh dimandikan. Ternak yang baru menyusui sebaiknya diobati dulu karena Asuntol sangat beracun bagi anak kambing atau domba.
  • Diolesi Benzoas bensiliku 10% pada kudis.
  • Merendam domba (deeping) dengan larutan Coumaphos 0,5 - 1% ; 44) bulu dicukur, kulit yang terserang dikerok lalu diolesi dengan campuran Creolin dan spirtus dengan perbandingan 1 : 10 atau diolesi dengan larutan belerang dalam minyak tanah.
2. Bagamana tanda-tanda kambing - domba yang sedang birahi...?
==> Tanda-tanda birahi pada kambing atau domba adalah alat kelamin betina terlihat membengkak, basah, merah dan hangat, menggerak-gerakkan ekornya, diam apabila dinaikan pejantan atau ternak lain, terlihat gelisah dan nafsu makan menurun.
Apabila tidak dikawinkan atau tidak terjadi kebuntingan maka birahi akan muncul dalam jangka waktu 19 hari kemudian.

3. Umur berapa kambing siap di kawinkan...?
==> Kambing betina setelah umur 1 tahun mulai dapat dikawinkan.. Kebuntingan rata-rata lamanya 5 bulan. PRODUK NASA sangat bagus digunakan untuk kambing betina yang bunting, yaitu dengan dosis setengah tutup botol (5 cc) VITERNA Plus dicampurkan pada pakan komboran per ekor per hari.

4. Kapan waktu yang tepat untuk mengawinkan kambing dan domba...?
==> Kambing atau domba dapat dikawinkan apabila kambing atau domba telah menunjukkan tanda-tanda birahi. Waktu perkawinan yang paling baik adalah 12 - 18 jam setelah tanda-tanda pertama birahi. Campurkan ppejantan dan betina yang sedang birahi dalam satu kandang.

5. Berapa lama masa kebuntingan kambing atau domba...?
==> Masa kebuntingan kambing dan domba kurang lebih 150 hari atau 5 bulan.

6. Berapa jarak antar kelahiran yang baik untuk kambing atau domba...?
==> Jarak antar kelahiran yang diharapkan adalah 8 bulan. Dalam 2 tahun kambing-domba dapat beranak sebanyak 3 kali, dengan jumlah anak kelahiran adalah 2 ekor, maka dalam 2 tahun tersebut, jumlah kambing atau domba akan bertambah 6 ekor.

7. Bagaimana perawatan kambing yang sedang bunting...?
==> perawatan kambing yang sedang bunting:
  • Memberikan pakan dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik, terutama 3 bulan sebelum dan sesudah melahirkan.
  • Menjaga kebersihan kandang
  • Menjaga keselamatan dalam kandang, misalnya jangan sampai kambing terperosok yang akan mengakibatkan keguguran
  • Mencukur bulu pada induk kambing-domba yang bunting muda, agar melancarkan pembuangan panas dan mencegah jamur parasit lain berkembang biak.
8. Bagaimana tanda-tanda kebuntingan pada kambing atau domba...?
==> Setelah kambing-domba dikawinkan, dalam keadaan normal akan terjadi pembuahan dan diikuti proses kebuntingan. Tanda-tanda kebuntingan ditunjukkan dengan: tidak terlihatnya tanda-tanda birahi pada siklus berikutnya (19 hari setelah perkawinan), membesarnya perut sebelah kanan, ambing menurun, sering menggesekkan badannya ke dinding, dan kambing tampak lebih tenang.

9. Kambing sedang menyusui anaknya umur 1 bulan, setelah diberi produk VITERNA, kambing betina tersebut tetap kurus, bagaimana solusinya...?
==> Kambing betina yang sedang menyusui anaknya membutuhkan banyak pakan untuk kebutuhan induk betina itu sendiri dan produksi susu untuk anaknya sehingga kambing betina tersebut harrus mendapatkan tambahan pakan, seperti rumput hijau, daun lagume, bungkil kedelai dan bahan baku pakan sumber protein lainnya. Untuk PRODUK NASA  yang disarankan adalah: POC NASA, VITERNA, HORMONIK di oplos menjadi satu larutan, kemudian dosisnya 1 tutup botol campuran 3 produk tadi dicampurkan pada pakan basah atau komboran per ekor per hari.

 Paket Peternakan NASA


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kunci Sukses Budidaya Kambing Domba "

Post a Comment