TERNAK ORGANIK NASA

STOCKIST NASA H.1339 BBM: D60FDB25 / WA: 0857-5692-2292

Budidaya Ikan Bawal Di Kolam Terpal

Ikan bawal saat ini mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, hal ini dikarenakan permintaan ikan bawal yang meningkat. Peningkatan ini terjadi karena ikan bawal secara tekstur mempunyai rasa yang gurih dibandingkan ikan lainnya. Hal inilah yang membuat banyak pembididaya ikan beralih budidaya ke ikan bawal.


Budidaya ikan bawal bisa menggunakan kolam yang terbuat dari terpal. Penggunaan terpal sebagai kolam akan lebih memudahkan dalam melakukan pemeeliharaan dibanding menggunakan kolam dari tanah. Selain itu, lahan yang diperlukan tidak terlalu luas dan biaya yang relatif lebih murah.

1. Persiapan kolam

Kolam terpal harus diisi air minimal 50 cm kemudian dibiarkan selama dua hari. Setelah dua hari, air kolam diganti lagi dan dibiarkan lagi selama satu minggu dengan ditambahkan beberapa treathment seperti memberikan daun ketapeng atau daun pepaya sebagai antiseptik.

2. Pemupukan Dasar

Pada budidaya ikan bawal di kolam terpal, pemupukan pada dasar kolam tidak perlu dilakukan. Hal ini beda dengan kolam dari tanah yang memerlukan perlakuan khusus, seperti pemupukan. Hal yang perlu diperhatikan lainnya ketika menggunakan terpal sebagai kolam adalah sanisitas dan kebersihan terpal tersebut. Pencucian dan perendaman multak dilakukan untuk menjaga budidaya ikan bawal tetap berlangsung.

3. Penebaran Benih

Pada kolam terpal, benih ikan bawal yang disebar paling tidak berukuran 5 - 12 cm. Penebaran benih ikan bawal harus dilakukan dengan plastiknya untuk memberikan adaptasi kepada bibit ikan. Setelah dua jam, bukalah penutup plastik tersebut dan biarkan bibit ikan bawal keluar dengan sendirinya.
Pemberian benih ikan bawal adalah 100 - 150 ekor / meter. Hal yang harus diperhatikan dalam budidaya kolam terpal adalah pemasangan penyaring untuk mengalirkan oksigen.

4. Pemberian Pakan

Pakan merupakan bagian paling penting dari budidaya ikan bawal, karena hampir mengeluarkan hingga 60% dari total biaya operasional. Pemberian pakan ikan bawal harus dilakukan secara teratur. Pemberian pakan per hari paling tidak harus 3 - 5% dari berat tubuh ikan dan kandungan protein minimal 25%.

Untuk menunjang pengembangbiakan bibit ikan, pemberian pakan harus dilakukan tiga kali dalam sehari dengan cara menyebar secara merata ke area kolam. Untuk meningkatkan potensi hidup ikan, pemberian vitamin seperti lipopolisakarida dapat dicampurkan dengan pakan. Selain itu, kolam juga harus dibeersihkan paling tidak 20 hari sekali menggunakan spon.

5. Pemanenan

Waktu panen ikan bawal dapat dilakukan setelahikan bawal berumur 4 - 5 bulan, atau setidaknya jika berat tubuh ikan bawal sudah mencapai 300 - 500 gram per ekor. Penggunaan alat untuk panen biasanya berupa jaring yang berdiameter lebar. Sama seperti budidaya ikan yang lain, panen ikan bawal juga dapat dilakukan secara selektif maupun secara menyeluruh. Pemanenan biasanya tergantung dengan tujuan panen tersebut, apakah untuk konsumsi pribadi atau untuk dijual.

Produk NASA Untuk Ikan Bawal


Paket NASA untuk Perikanan Organik dan Tambak Organik, meliputi :

  • VITERNA Plus
  • TON (Tambak Organik Nusantara)
  • POC NASA
  • HORMONIK
  • TANGGUH PROBIOTIK
Keunggulan budidaya ikan air tawar menggunakan Teknologi Organik NASA :
  • Cepat panen
  • Irit Pakan
  • Nafsu makan tinggi
  • Cepat tumbuh besar
  • Sehat
  • Tahan penyakit
  • Angka kematian sangat rendah
  • Ikan tidak stress
  • Menghasilkan mutu daging yang berkualitas karena rendah kolesterol
Semoga Bermanfaat dan Selamat Mencoba...!!!
SALAM SUKSES....GO ORGANIC

Untuk informasi, konsultasi, pemesanan Produk NASA maupun Pendaftaran Member baru NASA, hubungi kami STOCKIST NASA H.1339, HARTINI NASA 
SMS, Telp, WA : 0857-5692-2292 
Pin BB: D60FDB25

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Budidaya Ikan Bawal Di Kolam Terpal"

Post a Comment