TERNAK ORGANIK NASA

STOCKIST NASA H.1339 BBM: D60FDB25 / WA: 0857-5692-2292

Budidaya Kakap dengan Produk NASA

Ikan kakap adalah keluarga ikan laut dasaran yang hidup secara berkelompok di dasar-dasar karang atau terumbu karang. Mempunyai ciri tubuh yang bulat pipih dengan sirip memanjang sepanjang punggung. Jenis ikan kakap yang banyak ditemui di Indonesia adalah jenis Kakap merah ( L. campechanus) beberapa jenis yang lain juga banyak ditemui adalah kakap kuning, kakap hitam dan lain-lain.

Kakap merah merupakan fauna khas provinsi Kepulaian Riaun dikarenakan provinsi ini merupakan tempat tinggal banyak kakap dan kapan sendiri sering dijadikan bahan makanan khas yaitu asam pedas.



Budidaya ikan kakap di Indonesia memang sering kita temui. Selain menghasilkan profit yang tinggi budidaya ikan kakap sendiri tidaklah susah baik kakap merah ataupum kakap putih. Cara pemeliharaan ikan kakap cukup dapat dilakukan tanpa modal yang tinggi. Ikan kakap merupakan ikan perairan peralihan. Mereka biasa hidup didaerah magnrove di pinggiran pantai sehingga mereka dapat hidup diperairan laut payau, ataupun tawar akan lebih mudah dibudidayakan. Berikut merupakan beberapa teknik budidaya dalam mengembangbiakan ikan kakap.

CARA BUDIDAYA IKAN KAKAP

Pemilihan Habitat dan Lokasi Pemeliharan

 Pemeliharan habitat atau tempat pemeliharan merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam membudidayakan ikan kakap. Seperti yang tealah diketaui, ikan kakap memiliki toleransi terhadap salinitas yang cukup tinggi. Hal tersebut berarti bahwa ikan kakap dapat dipelihara di segala tipe air. Tempat pemeliharan ikan kakap dapat dilakukan ditambak, kolam, ataupun pinggiran pantai.

Memperhatikan kualitas air juga amat penting dalam pemeliharan ikan kakap. Karena ikan kakp merupakan ikan tropis , pastikan bahwa suhu kolam berkisar antara 27 - 32° C. Pastikan juga bahwa kolam tidak terlalu keruh. Dan apabila memelihara ikan di tambak pinggir laut, pastikan bahwa kolam arut air tidak terlalu deras karena dapat merusak tambak.

Pemberian Pakan

Ikan kakap merupakan salah satu ikan karnivora yang memangsa makhluk hidup lebih kecil lainnya. Oleh karena itu, pemberian makan ikan kakap dapat dilakukan dengan memberikan ikan rucah atau ikan teri. Ikan kakap juga akan memakan makhluk kecil seperti plankton, cumi - cumi , udang dan ikan kecil lainnya. Ikan kakap memiliki ketahanan dalam  mencerna protein dalam jumlah besar dibandingkan ikan lainnya. Jangan pernah memberikan makanan yang memiliki kandungan karbohidrat maupun serat karen hal itu dapat mempengaruhi pencernaan ikan.Ikan kakap juga dapat diberi makan pelet meskipun ikan yang diberi makan secara alami cenderung lebih nikmat dagingnya dibanding yang makan pelet.

Reproduksi Ikan Kakap

Secara umum, ikan kakap merupakan ikan hermaphrodit yang mampu merubah teknis kelaminnya berdasarkan beberapa factor variabilitas. Pada awal-awal pertumbuhan, ikan kakap yang berumur sekitar 1 - 2 tahun cenderung akan menumbuhkan testikel sehingga menjadi jantan. Namun ikan akan  menjadi betina  berdasarkan ukuran. Yang jantan biasanya akan terlihat lebih kecil dan ramping daripada yang betina. Setelah matang gonad , ikan kakap akan dapat dibuahi dan menghasilkan telur dan bibit-bibit baru.

Cara Panen Ikan Kakap

Untuk memanen ikan kakap, alat yang dibutuhkan adalah jala ataupun serokan. Jangan menggunakan alat panen yang mampu melukai ikan atau merusak lingkungan seperti bom ikan atau obat kimia. Teknik yang berbahaya akan merusak hasil panen kakap anda. Teknik panen sendiri ada dua yaitu panen selektif dan panen total. Panen selektif hanya memanen sebagian ikan sedangkan panen total berarti memanen seluruh hasil ikan. Setelah memelihara kurang lebih satu tahun, ikan yang sudah mencapai berat sekitar 500 - 1000 gram sudah dapat dipanen. Apabila ada ikan yang melebihi 1 kg, akan lebih baik jika ikan tersebut dijadikan ikan induk.


Aplikasi Produk NASA untuk Budidaya Perikanan

 Produk NASA yang direkomendasikan untuk dipergunakan untuk mendukung keberhasilan budidaya perikanan adalah :

Cara penggunaan produk :

Viterna Plus , POC NASA dan Hormonik digunakan sebagai suplemen campuran pakan ikan. Caranya adalah : Siapkan satu wadah khusus , misalnya jerigen. Campurkan ketiga produk tersebut, yaitu VITERNA Plus, POC NASA  dan HORMONIK ke dalam wadah khusus yang sudah disediakan  tersebut. Selanjutnya aduk atau kocok hingga tercampur merata sebagai larutan nutrisi siap pakai. Setelah terlarut , ambil 1 tutup  untuk campuran 2,5 kg pakan pelet. Gunakan sebagai ampuran setiap kali memberikan pakan pada ikan.

1 botol VITERNA Plus, 1 botol POC NASA dan 1 botol HORMONIK  bisa digunakan untuk campuran pakan sebanyak 300 kg. Untuk menghemat biaya belanja pakan ikan, Anda bisa pilih jenis pakan ikan yang paling murah dipasaran. Meskipun pakan ikan yang digunakan adalah jenis pakan yang biasa-biasa saja, tetapi dengan penambahan VITERNA Plus , POC NASA dan HORMONIK tersebut bisa meningkatkan kualitas pakan ikan dan memberikan tambahan unsur - unsur penting, terutama protein yang sangat dibutuhkan ikan untuk mempercepat pertumbuhannya.

TON ( Pupuk khusus perikanan) digunakan sebagai pupuk kolam ikan. Produk TON bisa diguakan untuk semua jenis media tong atau drum dan lain sebagainya. Cara praktis aplikasi TON  pada budidaya perikanan adalah : Campurkan air 10 liter + 3 sendok makan TON. Selanjutnya siram - siramkan atau percik - percikan larutan TON tersebut ke sekitar permukaan kolam ikan secara merata. Aplikasi ini dilakukan idealnya setiap 1 minggu sekali. Aplikasi bisa ditingkatkan intensitasnya apabila tiba musim hujan. Setiap kali turun hujan tebarkan larutan TON untuk menetralkan asam yang terkandung pada air hujan yang masuk ke kolam ikan. Aplikasi larutan TON juga perlu dilakukan pada saat air kolam berbau menyengat.

Manfaat VITERNA , POC NASA dan HORMONIK

Pemberian VITERNA Plus, POC NASA dan HORMONIK sangat membantu untuk meningkatkan nafsu makan ikan sehingga pertumbuhan ikan bisa dipercepat. Manfaat lain adalah membantu menunrunkan angka kematian ikan, mengatasi stress pada ikan, serta memberikan peningkatan kualitas pada daging ikan yang dihasilkan serta rendah kolesterol.
 

MANFAAT TON (Pupuk Khusus Perikanan)

Pemberian pupuk khusus perikanan TON pada budidaya perikanan jenis apapun akan membantu menciptakan ekosistem kolam yang kondusif bagi pertumbuhan ikan. Di samping itu juga membantu mengurai senyawa beracun  yang bisa membunuh ikan. Membantu mengurai senyawa beracun yang bisa membunuh ikan. Membantu mempercepat petumbuhan ikan sehingga panen bisa menjadi lebih cepat tetapi tetap dengan bobot sebagaimana yang ditargekan. Serta membantu menyediakan suplai oksigen terlarut dalam air sehinga ekosistem kolam menjadi sehat.

Keterangan : Penggunaan produk NASA berupa TON, VITERNA Plus , POC NASA , HORMONIK bisa digunakan untuk mendukung berbagai jenis budidaya perikanan apapun, seperti budidaya lele, budidaya ikan patin, budidaya ikan mas, budidaya ikan nika, budidaya ikan gurame, budidaya ikan kakap, budidaya kepiting, budidaya belut, budidaya bandeng, budidaya udang dan lain sebagainya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Budidaya Kakap dengan Produk NASA"

Post a Comment